Indonesian System Dynamics Society

8 Mei 2006

System Dynamics for Beginers !

Filed under: system dynamics — irf4n @ 2:57 am

Artikel ini di copy dari milis system dynamics (sysdyn@yahoogroups.com)

Subject : [sysdyn] for beginers : mengapa harus berpikir sistem From : "Teten W. Avianto" Date : Wed, May 11, 2005 2:31 pm
Rekan-rekan,

Ini obrolan imajiner antara saya dan beberapa penulis buku system dynamics.
Maksudnya yah… for beginer..gitu loh

Teten : Mas, kenapa kita harus berpikir sistem ?

Dennis Sherwood : Berpikir sistem itu untuk menghindari "twin danger of silo mentality".

Teten : Binatang apakah itu, Mas ?

Dennis Sherwood : Yaitu suatu keputusan penyelesaian masalah di suatu tempat, tapi
mengakibatkan masalah baru di tempat lain. Atau menyelesaikan masalah sekarang ini
tapi mengakibatkan masalah baru yang lebih besar di kemudian hari.

Teten : Ooooo…….. gitchu….

Reff.
Dennis Sherwood, Seeing The Forest for The Trees a Manager's Guide to Applying
Systems Thinking, Nicholas Bealey Pub., London, 2002.

Terima kasih buat : Bu Jaziar dan Bu Dina atas sumbangan bukunya untuk SP-ITB. Pak Adil buat beasiswanya.

Wassalam,
Teten Avianto

Makasih Mas Teten.
Saya ada pendapat lain bukankah setiap penyelesaian atau apapun keputusan yang kita ambil akan mempunyai impact terhadap kitanya dan sekelilingnya, terkait dengan siklus dimana kita berada? Hanya saja ada yang berimbas positif atau negatif Yang dikatakan Pak Suryo Adi ini betul dan saya setuju. Segala bentuk tindakan kita akan selalu diiringi dengan dampak baik positif maupun negatif. Hanya saja kalo sebelum melakukan tindakan tersebut, kita menggunakan pendekatan sistem dan dilakukan dengan sistematis, diaharapkan dampak negatifnya akan minimum bahkan bisa tidak siknifikan. Hehe…. Bagus juragan Teten… Apa sudah ikut jadi wangi karena pandan?.

Tulisan anda mentrigger saya ingin merespond. Begini… Kebetulan saya baru saja mempersiapkan presentasi sebagai dasar atau landasan berfikir untuk mengkaji kembali organisasi IPB. Pendeknya bagaimana menjadikan organisasi IPB bisa mengantarkan IPB menjadi organisasi yang innovative. Cita-citanya begicuh… Dimana istilah "silo" kental betul untuk masalah-masalah manajemen. Di kebanyakan kasus manajemen industri pangan yang saya ajarkan, sebagian besar manager di Industri pangan (sebenarnya di industri yg lain juga "kayaknya" sama, mereka dibesarkan dalam "silo" mereka mulai dari kariernya di level manager paling bawah, sampai menjadi senior manager. Secara TIDAK SADAR, proses seperti yang "lumrah" ada itu, telah menjadikan repotnya membentuk "top team" di organisasinya. Tantangan organisasi kedepan, baik industri maupun perguruan tinggi, menurut keyakinan saya arahnya adalah menuju model organisasi yang innovative. Dan cara berfikir sistem menjadi sangat mutlah diperlukan.

Mengapa? Hampir di seluruh lini model organisasi yang "responsif", bisa survive terhadap proses persaingan yg "keras" dan "ketat" dengan organisasi pesaingnya membutuhkan basis berfikir sistem yang kokoh. Begitu kita berbicara sistem, maka pemikiran-pemikiran integratif akan tersusun dengan sendirinya. Cara pandang kita menjadi "TIDAK PARSIAL". Pada mulanya memang sulit, tetapi ketika kita terbiasa dengan proses-proses optimasi, baik optimasi waktu, sumberdaya, maupun lainnya untuk mendapatkan "proses" yang efektif dan efisien, sehingga organisasi kita "produktif". Lama-lama "gapah" juga (kate orang betawi tuch….).

Di masa depan, kebutuhan kualitas "leader" tidak cukup sekedar menjadi pemimpin yang biasa saja, tidak cukup juga menjadi pemimpin yang operasional, bahkan belakangan menjadi pemimpin yang kreatif juga dibantah masih kurang cukup. Di masa depan kita memerlukan atau diperlukan untuk menjadi pemimpin yang strategis…. bahasa Ciamis-na teh, kudu janten "strategic leader". Nah loh… Mana mungkin menjadi strategic leader jika cara berfikirnya tidak berfikir sistem??????

Eh…. udahan doeloe, paur dikira menggurui sama guru kan gak baik ya gak? ya gak? ya gak????? Salam sono membentuk masyarakat Sysdyn Indonesia.
Wabillahit taufiq wal hidayah. Wassalam w.w.
Adil
===============

Akur, setuju banget. Karena kalau gak salah persepsi atau penalaran melalui system dynamics kita sebenarnya melihat secara global (makro), baru kemudian kita melakukan kajian atau pendekatan secara spesifik (mikro) sehingga apa yang kita tetapkan atau pilih tidak memberikan hasil negatif point tapi justru memberikan suatu dampak yang signifikan. Artinya segala pengorbanan yang terjadi sisi positifnya > dari pada sisi negatifnya. Ampun mohon maaf, beri dong ilmunya biar gak kepleset.

1 Komentar »

  1. Heh. Nice. I recognize your interest in my dangerous consultation I have read a good joke in internetđŸ˜‰ How does Michael Jackson pick his nose? From a catalog.

    Komentar oleh sporseexelp — 29 Oktober 2008 @ 1:26 am


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: